Content marketing menjadi salah satu faktor penting dalam brand awareness sebuah produk atau jasa. Di tengah era konten digital yang semakin beragam, content marketing bukan hanya sebuah alat promosi, namun juga sebagai wadah yang menghubungkan antar pelaku usaha dengan target audiens. Maka dari itu, penting bagi kita untuk mempelajari luasnya dunia content marketing beserta strateginya.
Sebelum mengenal lebih dalam, mari kita simak bersama mengenai penjelasannya dibawah ini, Eksporior!
Awalnya dipelopori oleh marketing agency di Ohio, Amerika Serikat, yakni Penton pada awal 2000-an.Ccontent marketing sendiri merupakan sebuah strategi marketing yang berfokus pada pembuatan, pendistribusian konten yang relevan dengan tujuan untuk menarik audiens.
Content marketing dapat disebut sebagai seni pembentukan citra dan identitas sebuah brand. Dalam prosesnya, pelaku usaha harus menyajikan informasi yang menarik dan bermanfaat melalui konten yang dibuat, sehingga mampu membuat citra yang baik di mata audiens.
Seperti yang sudah dijelaskan, Skill ini bertujuan untuk mengundang keterlibatan audiens pada konten yang telah dibuat. Hal ini dipengaruhi salah satunya melalui konten yang relevan, sehingga tidak hanya menyajikan informasi, tetapi membuka gerbang komunikasi antara audiens dengan pelaku usaha.
Dalam wujudnya, content marketing dapat dibagi menjadi beberapa tipe, di antaranya :

Content marketing banyak dijumpai di media sosial, salah satu alasannya adalah karena media sosial merupakan media yang mudah menjangkau audiens. Dikutip dari dataindonesia.id, pengguna aktif media sosial di Indonesia hingga Januari terhitung 167 juta orang atau setara dengan 60,4% populasi di Indonesia.
Platform seperti Instagram, TikTok, Facebook, X, dan lainnya banyak digunakan untuk mempromosikan content marketing. Konten yang ditampilkan pun beragam, mulai dari grafis, video, konten pengguna, (User-Generated Content) dan masih banyak lagi.

Secara singkat, artikel merupakan bentuk tulisan yang mempunyai tujuan untuk memberikan informasi ataupun analisis mengenai suatu topik. Artikel banyak ditemukan dalam bentuk majalah, surat kabar, blog, dan website.
Dalam membuat artikel, diperlukan struktur yang jelas, seperti pengantar, badan artikel, hingga kesimpulan dari topik yang diangkat. Artikel juga harus dibuat dengan gaya bahasa yang jelas dan mudah dipahami oleh pembacanya. Sumber referensi pada artikel juga diperlukan sehingga mendukung informasi yang akan disampaikan.

Infografik menjadi salah satu media konten yang dapat memuat informasi dalam bentuk visual yang menarik. Dalam bentuknya infografik merepresentasikan visual dari sebuah data atau informasi dengan menggabungkan elemen gambar, grafis, dan teks.
Tujuan dari infografik sendiri adalah untuk membuat audiens dapat memahami informasi dengan cepat tanpa harus membaca teks yang panjang.
Infografik sendiri mempunyai ciri khas sebagai berikut:

Selain infografik, web Seminar, atau yang lebih dikenal dengan webinar, juga merupakan bentuk seminar atau presentasi yang diadakan secara daring. Dengan memanfaatkan teknologi konferensi web yang semakin berkembang, webinar dapat menjangkau audiens yang tidak dapat hadir di tempat seminar ataupun dari lokasi yang berbeda.
Webinar dibagi menjadi beberapa tipe yang umum dibuat, antara lain:
Hal pertama yang harus diperhatikan Eksporior sebelum menerapkan tren pada content marketing yaitu memantau tren industri. Untuk menganalisis tren, Eksporior dapat memanfaatkan sumber berita maupun media sosial.
Selain itu, yang tidak kalah penting adalah memahami siapa target audiens. Karena, pembuatan konten akan lebih mudah ketika kita sudah memahami siapa yang menjadi sasaran dari konten yang dibuat dan Eksporior akan lebih mudah mencocokan isi konten dengan kebutuhan dan preferensi yang dibutuhkan audiens.
Menggunakan media yang tepat dan menciptakan konten yang interaktif menjadi hal yang penting terutama ketika Eksporior sudah mengetahui apa platform yang sedang banyak digunakan oleh audiens dan interaksi seperti apa yang disukai oleh audiens, seperti polling, kuis, video interaktif, dan sebagainya.
Kemudian, jangan lupa memantau konten real time, contohnya seperti berita ataupun meme yang sedang mendapatkan respon cepat dari audiens dapat pula dimanfaatkan ke dalam isi konten.
Pastinya tidak semua konten yang dibuat akan berjalan mulus, maka dari itu perlu adanya trial and error. Dengan adanya trial and error ini, Eksporior dapat melakukan evaluasi apabila konten yang dibuat belum menunjukkan hasil yang maksimal, sehingga hasil dari evaluasi tersebut dapat menjadi catatan ke depan.
Sekian pembahasan mengenai content marketing dan bagaimana memanfaatkan tren dalam penerapannya. Dari tips tersebut diharapkan Eksporior dapat mengeksplor lebih banyak tentang bagaimana cara membuat konten yang menarik dan meningkatkan brand awareness.
