Scroll Top

Cara UMKM Tembus Pasar Internasional Kini Lebih Mudah Bersama ExportHub.id

Tangerang, 28 April 2026 — ExportHub.id hadir untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia menembus pasar ekspor global. Platform ini menawarkan pendekatan yang lebih terjangkau dan terstruktur dibandingkan jalur ekspor konvensional yang selama ini menjadi hambatan bagi banyak pelaku usaha.

Potensi UMKM Indonesia sesungguhnya sangat besar. Namun, realisasinya di pasar ekspor masih belum optimal. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, UMKM menyumbang lebih dari 60 persen PDB nasional. Meski demikian, porsi UMKM dalam total ekspor Indonesia masih tertinggal dibanding negara-negara ASEAN lainnya.

Hambatan Struktural yang Selama Ini Menghalangi UMKM

Selama ini, UMKM menghadapi berbagai kendala dalam memasuki pasar ekspor. Di antaranya adalah keterbatasan akses informasi pasar, kerumitan prosedur kepabeanan, serta minimnya jaringan pembeli luar negeri. Karena itu, banyak pelaku usaha potensial yang akhirnya mengurungkan niat untuk mengekspor produknya.

Di sisi lain, laporan Bank Dunia mencatat tiga hambatan utama UMKM di pasar global: keterbatasan informasi, sertifikasi produk, dan jaringan distribusi internasional. Dengan demikian, solusi terpadu menjadi kebutuhan mendesak agar UMKM bisa bersaing secara nyata di tingkat global.

Baca juga: Marketplace Lokal untuk Penguatan Pasar Domestik UMKM

Solusi Terpadu dari Ekosistem Ekspor Digital

ExportHub.id menawarkan pendekatan terpadu dalam strategi ekspor UMKM. Program ini mencakup pelatihan standar internasional, fasilitasi dokumen, dan pencocokan pembeli luar negeri. Selain itu, peserta mendapat pemahaman soal regulasi kemasan dan standar mutu negara tujuan.

Tren perdagangan digital global turut mendukung kehadiran platform ini. Menurut data BPS, ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai US$22,16 miliar. Angka ini meningkat 3,39 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, laporan e-Conomy SEA 2024 dari Google, Temasek, dan Bain & Company menyebutkan bahwa ekonomi digital Indonesia terus tumbuh dan menjadi pendorong utama perdagangan regional.

Baca juga: 5 Komoditas Ekspor ‘Emas Hijau’ Indonesia yang Bisa Bikin Negara Tetangga Iri

Sementara itu, tren perdagangan digital global terus menunjukkan pertumbuhan. Transaksi lintas batas berbasis digital di Asia Tenggara diproyeksikan terus meningkat seiring meningkatnya adopsi e-commerce antarnegara. Karena itu, UMKM yang bersiap sejak kini dengan dukungan platform seperti ExportHub.id dinilai akan memiliki posisi lebih kuat dalam menghadapi persaingan pasar internasional yang semakin terbuka.

Related Posts

Leave a comment