Scroll Top

Mitra Google dan TikTok Shop untuk UMKM Go Digital

Tangerang, 18 Mei 2026 — Mitra Google dan TikTok Shop untuk UMKM Go Digital menjadi tema penting dalam penguatan usaha kecil di ekosistem digital.

Kolaborasi dengan platform digital dapat membantu UMKM memahami pemasaran, katalog produk, iklan, dan penjualan berbasis konten. Dengan demikian, pelaku usaha tidak hanya hadir secara daring, tetapi juga mampu mengelola kanal digital.

Kebutuhan tersebut meningkat karena konsumen makin terbiasa mencari produk melalui mesin pencari, media sosial, dan lokapasar. Selain itu, UMKM perlu memahami aturan platform agar penjualan lebih tertib.

Baca juga: Strategi dan Peluang Ekspor Produk Tekstil dan Garmen Indonesia di Pasar Global

Platform Digital Jadi Kanal Pertumbuhan

Badan Pusat Statistik melalui Statistik E-Commerce 2023 menyajikan perkembangan e-commerce dari perspektif bisnis. Publikasi itu mencakup profil usaha, tenaga kerja, aktivitas, pendapatan, dan kendala usaha.

Sementara itu, TikTok Shop mencatat program ASEAN SOAR Together bersama ASEAN Foundation dan ASEAN-BAC Malaysia untuk mendukung UMKM melalui pelatihan digital dan peningkatan visibilitas. Program ini menunjukkan bahwa platform digital menjadi bagian dari ekosistem pemberdayaan usaha kecil.

Namun, penggunaan platform tidak otomatis membuat UMKM naik kelas. Karena itu, pelatihan dan pendampingan diperlukan agar pelaku usaha memahami riset kata kunci, konten produk, iklan, dan layanan pelanggan.

Bagi masyarakat, penguatan UMKM digital dapat membuka peluang kerja di bidang administrasi toko, kreator konten, pemasaran, dan layanan pelanggan. Artinya, dampaknya tidak hanya berada di pemilik usaha.

Baca juga: ExportHub.id: Langkah Awal UMKM Menuju Ekspor Internasional

Kesiapan UMKM Perlu Dibangun Bertahap

Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi. Kebijakan ini menekankan penyelarasan kompetensi dengan kebutuhan dunia kerja.

Selain itu, UMKM perlu memahami bahwa kanal digital memiliki standar operasional. Dengan kata lain, foto produk, deskripsi, harga, stok, pengiriman, dan respons pelanggan harus dikelola konsisten.

Dalam praktiknya, Google dapat digunakan untuk memperkuat visibilitas pencarian dan informasi bisnis. Kemudian, TikTok Shop dapat menjadi kanal penjualan berbasis konten dan interaksi audiens.

Pada saat yang sama, pelaku UMKM tetap perlu memeriksa biaya layanan, kebijakan platform, dan ketentuan produk. Langkah ini penting agar bisnis tidak bergantung pada satu kanal.

Ke depan, UMKM yang mampu menggabungkan data, konten, dan layanan pelanggan akan lebih siap bersaing. Oleh sebab itu, kemitraan platform digital perlu diarahkan pada peningkatan kapasitas, bukan sekadar pembukaan akun.

Related Posts

Leave a comment