Scroll Top

Trade Map Adalah Solusi Ekspor Kian Tepat Sasaran

Trade map merupakan media yang umum digunakan oleh para eksportir untuk melakukan sebuah riset awal. Melalui riset ini, mereka bisa menentukan potensi ekspor sehingga keuntungan yang diperoleh bisa maksimal. Selain itu, riset awal melalui trade map dapat memberikan data statistik untuk menunjukkan negara-negara mana saja yang berpotensi untuk ekspor produk Indonesia. Hal ini juga akan sangat membantu dalam menggambarkan kondisi statistik perdagangan yang ada di seluruh dunia.  

Nah, bagi kamu yang ingin lebih tahu tentang trade map dan segudang manfaat besarnya bagi kegiatan ekspor, yuk, baca penjelasan lengkapnya dalam artikelnya di bawah ini, ya.  

Trade Map Adalah… 

Trade Map Adalah... 

Trade map atau peta akses pasar merupakan sebuah portal analitik yang dapat membantu penggunanya untuk mengakses, membandingkan, menganalisis, hingga mengunduh tarif bea cukai, kuota tarif ekspor, solusi perdagangan, hingga tindakan nontarif yang berlaku untuk komoditas atau barang tertentu di pasar internasional. Trade map pun memiliki aplikasi sendiri yang sangat mudah untuk digunakan. 

Sebagai portal yang dikembangkan oleh International Trade Centre UNCTAD/WTO (ITC), portal ini menjadi sebuah solusi untuk melakukan riset pasar, identifikasi potensi pasar, hingga diversifikasi produk. Sehingga akan sangat membantu dalam pengembangan perdagangan bagi berbagai perusahaan terutama di bidang perdagangan.  

Selain itu, trade map juga menyediakan berbagai indikator bagi para penggunanya. Adapun indikator tersebut berupa kinerja negara tujuan ekspor, permintaan pasar, pasar alternatif, hingga peran para kompetitor, market access, countries, and territories. Selain itu, terdapat pula sajian informasi dalam bentuk tabel, grafik, hingga peta yang berdasarkan kelompok produk, kelompok negara untuk tujuan ekspor atau impor.  

Manfaatnya yang Wajib Diketahui bagi Pelaku Ekspor 

Manfaatnya yang Wajib Diketahui Bagi Pelaku Ekspor 

Berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh para eksportir. 

  • Memudahkan menemukan informasi tarif dan persyaratan akses pasar di seluruh dunia dengan lebih mudah dan cepat. Selain itu, pelaku ekspor juga menjadi lebih mudah mengetahui informasi perihal tarif bea cukai, kuota tarif, solusi perdagangan, aturan dan syarat ekspor sehingga proses ekspor menjadi lebih mudah. 
  • Memudahkan proses tarif bea cukai pada produk yang akan diekspor sehingga akan lebih mudah memetakan tarif bea cukai di setiap negara. 
  • Cocok digunakan oleh para pemula yang baru terjun di dunia ekspor. 

Cara Menentukan Negara Tujuan Ekspor dengan Menggunakan Trade Map 

Para pelaku usaha sangat mungkin melakukan ekspor. Namun, hingga saat ini, para pelaku usaha masih sangat kebingungan perihal cara ekspor dan menentukan negara tujuan ekspor. 

Nah, jika kamu merasa kebingungan, berikut ini cara mudahnya yang bisa dilakukan. Pertama-tama, kamu bisa masuk ke laman www.trademap.org. Kemudian kamu bisa mencari HS code atau kode klasifikasi komoditas atau barang yang akan diekspor.  

Jika kamu sudah mengetahui HS code dari komoditas yang akan kamu ekspor, maka kamu bisa langsung log in dan sertakan HS code tersebut. Setelah itu kamu bisa langsung mengklik trade indicator. Untuk lebih jelasnya silakan melihat gambar di bawah ini, ya.  

Trade Map

Setelah selesai mengeklik trade indicator, maka kamu akan langsung melihat beragam data mengenai bahan riset pasar. Adapun data tersebut berupa daftar negara-negara uang telah mengekspor produk yang sama dengan produkmu. Berikut ini adalah gambar lengkapnya.  

Trade Map

Jika kamu telah melihat data negara-negara tersebut, lalu, selanjutnya ialah melakukan analisis dengan mempertimbangkan hal-hal berikut ini, ya. 

  • Trade Balance 

Kolom trade balance memiliki fungsi membaca beragam data yang muncul. Agar lebih efektif, sebaiknya kamu memilih negara-negara yang memiliki nilai trade balance yang negatif. Negara dengan nilai yang negatif bisa menjadi indikator bahwa negara tersebut lebih banyak impor dibandingkan ekspor. Sehingga hal ini bisa menjadi sebuah peluang besar bagi produkmu untuk dijual di negara-negara tersebut. 

  • Unit Value 

Jika kamu sudah memiliki harga jual dari produk yang akan dijual ditambah dengan ongkos kirim pengiriman produk melalui kapal, maka, pilihlah negara yang memiliki nilai unit value yang cukup tinggi. Karena semakin tinggi nilai barang, maka semakin tinggi pula nilai keuntungan yang akan diperoleh. 

  • Tarif Masuk 

Hal lain yang wajib menjadi bahan perhatian dan pertimbangan adalah tarif masuk negara tujuan. Sebaiknya pilihlah negara yang memiliki tarif masuk yang rendah. Hal ini akan sangat membantu untuk menekan dana atau pengeluaran. Sehingga kamu bisa memperoleh keuntungan yang lebih besar dari kegiatan ekspor tersebut. 

Eksporior, itulah pembahasan tentang trade map yang akan sangat membantu para pelaku usaha terutama UKM/IKM untuk bisa lebih memahami negara yang memiliki potensi besar untuk diekspor. Sehingga ke depannya para pelaku usaha akan lebih mudah dalam memajukan usahanya hingga di kancah internasional.  

Ingin Produkmu Masuk ke Pasar Dunia? Jadilah Bagian dari Global Gold Supplier untuk Menjangkau Konsumen ASEAN dan Negara Belahan Lain!

Ingin Produkmu Masuk ke Pasar Dunia? Jadilah Bagian dari Global Gold Supplier untuk Menjangkau Konsumen ASEAN dan Negara Belahan Lain!

Leave a comment