Scroll Top

Cara UMKM Go Global Lebih Mudah Lewat ExportHub.id

Tangerang, 4 Mei 2026 — ExportHub.id hadir sebagai platform ekspor digital yang membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah Indonesia menembus pasar internasional secara lebih mudah, terjangkau, dan terstruktur.

Selama ini, UMKM menghadapi berbagai kendala dalam memasuki pasar ekspor, di antaranya keterbatasan akses informasi pasar, kerumitan prosedur kepabeanan, serta minimnya jaringan pembeli luar negeri. Karena itu, banyak pelaku usaha potensial yang mengurungkan niat untuk mengekspor produknya. Kehadiran ExportHub.id dirancang untuk menjawab hambatan-hambatan struktural tersebut.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, UMKM menyumbang lebih dari 60 persen PDB nasional. Meski demikian, porsi UMKM dalam total ekspor Indonesia masih tertinggal dibanding negara-negara ASEAN lainnya. Oleh sebab itu, platform pendampingan ekspor berbasis digital dinilai semakin relevan dan mendesak.

Baca juga: Mengenal Peran Strategis Karet Alam Indonesia di Pasar Dunia

Fitur dan Layanan Terpadu untuk Eksportir Pemula

ExportHub.id menyediakan ekosistem pendampingan digital dari tahap persiapan hingga transaksi lintas batas. Di antaranya adalah manajemen dokumen kepabeanan, pencocokan otomatis dengan pembeli internasional, serta layanan verifikasi produk sesuai standar negara tujuan. Selain itu, platform ini dilengkapi fitur konversi mata uang dan panduan regulasi ekspor per negara tujuan.

Di sisi lain, laporan International Trade Centre mencatat bahwa UMKM di negara berkembang kerap menghadapi hambatan struktural dalam rantai pasok global. Meski demikian, digitalisasi perdagangan terbukti mampu memangkas sejumlah hambatan tersebut secara signifikan. Dengan demikian, platform seperti ExportHub.id menjadi solusi konkret yang dapat diakses pelaku usaha kecil.

Baca juga: Laris Manis! Inilah Alasan Mengapa Kepiting Bakau Kita Selalu Jadi Menu Termahal di China

Dukungan Kebijakan dan Tren Perdagangan Digital

Menurut data BPS, ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai US$22,16 miliar, meningkat 3,39 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, laporan e-Conomy SEA 2024 dari Google, Temasek, dan Bain & Company menyebutkan bahwa ekonomi digital Indonesia terus tumbuh dan menjadi pendorong utama perdagangan regional.

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dan Kementerian Koperasi dan UKM terus mendorong peningkatan kapasitas ekspor UMKM sebagai bagian dari agenda diversifikasi ekonomi nasional. Kebijakan ini mencakup kemudahan akses pembiayaan ekspor hingga program pelatihan literasi perdagangan internasional. Bahkan, ExportHub.id dinilai sejalan dengan arah kebijakan tersebut.

Ke depan, tren digitalisasi dan meningkatnya permintaan produk unik diperkirakan akan memperluas peluang ekspor online, dengan penguatan kapasitas produksi dan kualitas produk sebagai kunci agar UMKM mampu bersaing di pasar internasional.

Related Posts

Leave a comment