Tangerang, 5 Mei 2026 — ExportHub.id resmi hadir sebagai platform ekspor digital yang dirancang khusus untuk membantu usaha mikro, kecil, dan menengah Indonesia menembus pasar internasional secara lebih mudah dan terstruktur.
Platform ini menjawab hambatan struktural yang selama ini dialami UMKM. Selain menyederhanakan prosedur administrasi, ExportHub.id juga menyediakan ekosistem pendampingan dari tahap persiapan hingga transaksi lintas batas.
Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, UMKM menyumbang lebih dari 60 persen PDB nasional. Meski demikian, porsi UMKM dalam total ekspor Indonesia masih tertinggal dibanding negara-negara ASEAN lainnya. Karena itu, platform pendampingan ekspor berbasis digital dinilai semakin relevan dan mendesak kehadirannya.
Baca juga: Tembaga Logam Merah yang Menjadi Kunci Transisi Energi Global
Layanan Terpadu dari Kurasi Produk hingga Buyer Matching
ExportHub.id menawarkan pendekatan terpadu dalam ekosistem ekspor UMKM. Program ini mencakup pelatihan standar internasional, fasilitasi dokumen kepabeanan, dan pencocokan pembeli luar negeri. Selain itu, peserta mendapat pemahaman tentang regulasi kemasan dan standar mutu negara tujuan.
Platform ini juga menyediakan direktori pembeli internasional dan informasi pameran dagang global yang relevan. Dengan demikian, pelaku usaha dapat terhubung langsung dengan jaringan perdagangan internasional tanpa melalui perantara berbiaya besar. Sementara itu, laporan Bank Dunia mencatat bahwa keterbatasan informasi, sertifikasi produk, dan jaringan distribusi merupakan tiga hambatan utama UMKM di pasar global.
Di sisi lain, laporan International Trade Centre mencatat bahwa digitalisasi perdagangan terbukti mampu memangkas hambatan struktural yang kerap dialami UMKM di negara berkembang. Oleh sebab itu, kehadiran platform seperti ExportHub.id menjadi solusi konkret yang dapat diakses pelaku usaha kecil.
Baca juga: Cara UMKM Go Global Lebih Mudah Lewat ExportHub.id
Ekspor Indonesia Tumbuh, Peluang UMKM Semakin Terbuka
Tren perdagangan nasional mendukung urgensi platform ini. Berdasarkan data BPS, ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai US$22,16 miliar, meningkat 3,39 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini mencerminkan momentum yang baik bagi UMKM untuk masuk ke pasar ekspor.
Laporan e-Conomy SEA 2024 dari Google, Temasek, dan Bain & Company menyebutkan bahwa ekonomi digital Indonesia terus tumbuh dan menjadi pendorong utama perdagangan regional. Karena itu, UMKM yang memanfaatkan platform digital memiliki posisi yang lebih kompetitif. Dampaknya, pelaku usaha yang sebelumnya bergantung pada pasar lokal kini dapat memperluas jangkauan tanpa harus membangun infrastruktur ekspor secara mandiri.
Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dan Kementerian Koperasi dan UKM terus mendorong peningkatan kapasitas ekspor UMKM sebagai bagian dari agenda diversifikasi ekonomi nasional. Seiring pertumbuhan perdagangan digital lintas batas yang diproyeksikan berlanjut, platform seperti ExportHub.id diperkirakan semakin strategis dalam memperkuat kontribusi UMKM terhadap ekspor Indonesia.















